saat sedih itu…

saat sedih itu,
renda yang seharusnya cantik berubah jadi duri-duri kecil
penyedap rasa menjadi penghambat indra
warna-warni pelangi berubah pudar

saat sedih itu,
perasaan berubah sensitif
semua yang sepele berubah menyakitkan
kalimat sederhana dan biasa jadi sangat melukai
tatapan selewat bisa berarti sinis
yah begitulah

saat sedih itu,
telinga bertambah tajam
semua nasehat seperti bertepikan pisau
kalimat-kalimat indah sudah tak enak lagi
seperti sudah tau kemana arah pembicaraan

saat sedih itu,
semua jadi serba salah
di kesendirian merasa diasingkan
di keramaian merasa terasing
ingin mu berada dimana?

saat sedih itu,
kasihan si tubuh
karena bekerja lebih keras
memproduksi airmata dalam jumlah lebih dari biasa
mengedipkan kelopak mata lebih sering untuk menahan airmata
menyiapkan tenaga lebih untuk menetralkan pikiran negatif
tertawamu tak enak didengar
senyummu palsu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: