#4

dari keadaan tanpa pilihan sumi dan paijo memutuskan
iya atau tidak untuk sehatnya sumi
dan bukan hanya “iya” atau “tidak” saja yang harus dijalani.
karena akan ada banyak kejadian setelah keputusan itu dipilih.

wanita adalah sumber keindahan suaminya.
maka pantas saja jika sumi takut menjadi tak indah lagi, dimata paijo.
satu-satunya alasan menghindari keputusan.

sumi menjalani, paijo menemani
pelan-pelan semua terlewati.
meniti satu persatu jalan menuju ikhtiar.

lima hari pertama dijalani tanpa masalah.
sumi tetap sehat, tetap bugar dan tetap cantik secantik putri idaman paijo

sesungguhnya
semangatnya yang membuat sumi tetap cantik,
perhatian dari orang-orang tercinta yang membuatnya tetap sehat
dan usaha menghancurkan persepsi bahwa kemoterapi adalah jahat.

sumi yakin bahwa kemoterapi yang dijalani adalah jalan menuju sehatnya
sumi yakin bahwa kemoterapi adalah ikhtiar menuju kebahagiaannya
dan sumi yakin bahwa dia tetap yang tercantik dimata paijo.

#3

sumi telat dua minggu!
meski rasanya aneh sebadan-badan tapi sumi tetap senang.
rasa-rasanya sumi bisa mencium aroma minyak panas dari jarak bermeter-meter disana.
sepertinya sumi sudah bisa tau apa yang sedang dimasak tetangga depan gang itu. Read the rest of this entry »

Posted in my liFe. Tags: . 1 Comment »

#2

dimata sumi, paijo adalah lelaki sederhana
tak banyak kata dan bermata teduh.
selalu ada alasan untuk tertawa dibuatnya. Read the rest of this entry »

#1

aroma wangi melati masih pekat
di rumah itu, di kasur empuk itu, dihati sumi dan paijo.
Read the rest of this entry »

buang rasa takutmuh

Posted in my liFe. Tags: . 5 Comments »

si Mak

“kasih ibu kepada beta
tak terhingga sepanjang masa

hanya memberi tak harap kembali
bagai sang surya menerangi dunia”
__________________________________________________
Read the rest of this entry »

Posted in my liFe. Tags: , . 1 Comment »

29 + 29 :)

katanya segala sesuatu itu sudah berpasang-pasangan.
siang dan malam
hitam dan putih
hidup dan mati
jauh dan dekat
aku dan kamu

hitam dan putih adalah beda
dan saling memberi warna
hitam tanpa putih. kelam, gelap, mati
putih tanpa hitam. terang, kosong, pucat

aku dan kamu juga beda
tapi saling percaya
hingga ruang kecil kita penuh warna

katanya semua kegiatan juga selalu berjalan bergantian
kadang diatas kadang dibawah, seperti roda yang berputar
kadang jauh kadang mendekat, seperti ombak
kadang cerah kadang mendung, seperti cuaca

kehadiran ombak dipantai, riak-riak kecilnya melengkapi
gulungan besarnya membikin ngeri
tanpa ombak pantai hanyalah kumpulan air dalam laut mati
ombak seolah mempermainkan keberadaan pasir
dibawa jauh kedasar laut dengan kedalaman berkilo-kilo meter
dan didera dingin
lalu kembali dihempaskan ke pinggir pantai

hingga nanti,
saat sang ombak pantai mulai surut dan menghilang
butir pasir sadar bahwa ombak mencintainya dengan sepenuh hati
dengan caranya sendiri