#5

Advertisements

30 Juli

hari ini..

didapur ini..
dalam diam, hati tetap berucap
seperti bayam yang hijau, semoga dirimu selalu sehat
seperti mie yang panjang dan tak terputus, semoga panjang usiamu meski jalan hidup tak selalu mulus lurusnya
seperti tomat yang segar, semoga dirimu selalu memberi warna bagi sekelilingmu
seperti bawang merah yang berlapis-lapis, semoga dirimu diberi kekuatan yang berlapis untuk mewujudkan semua impianmu
seperti cabe merah dan hijau, semoga semangatmu juga membangkitkan semangat orang-orang yang ada didekatmu
seperti beras putih ini, semoga dirimu selalu bermanfaat bagi semua orang namun selalu rendah hati

semoga selalu menjadi teman, sahabat dan pendamping yang terbaik buatku. 🙂

Posted in my liFe. Tags: , . 1 Comment »

#1

aroma wangi melati masih pekat
di rumah itu, di kasur empuk itu, dihati sumi dan paijo.
Read the rest of this entry »

29 + 29 :)

katanya segala sesuatu itu sudah berpasang-pasangan.
siang dan malam
hitam dan putih
hidup dan mati
jauh dan dekat
aku dan kamu

hitam dan putih adalah beda
dan saling memberi warna
hitam tanpa putih. kelam, gelap, mati
putih tanpa hitam. terang, kosong, pucat

aku dan kamu juga beda
tapi saling percaya
hingga ruang kecil kita penuh warna

katanya semua kegiatan juga selalu berjalan bergantian
kadang diatas kadang dibawah, seperti roda yang berputar
kadang jauh kadang mendekat, seperti ombak
kadang cerah kadang mendung, seperti cuaca

kehadiran ombak dipantai, riak-riak kecilnya melengkapi
gulungan besarnya membikin ngeri
tanpa ombak pantai hanyalah kumpulan air dalam laut mati
ombak seolah mempermainkan keberadaan pasir
dibawa jauh kedasar laut dengan kedalaman berkilo-kilo meter
dan didera dingin
lalu kembali dihempaskan ke pinggir pantai

hingga nanti,
saat sang ombak pantai mulai surut dan menghilang
butir pasir sadar bahwa ombak mencintainya dengan sepenuh hati
dengan caranya sendiri

saat udang dan tempe menyatu

agak bingung nyiapin sarapan pagi kali ini. pingin yang tidak biasa, tapi juga praktis. jadi ga perlu lama ‘uthak-uthek’ di dapur.
liat bahan-bahan di kulkas.. ada udang, tempe dan saus teriyaki sachetan yang dibeli minggu lalu.

mungkin diluar sanah sudah banyak yang sering buat masakan ini. tapi yang ini pasti spesial, karena dimasak pake bumbu dan cara yang tidak biasa. yaitu bumbu cintah dan cara masak yang ‘ndhadak’ (bhs prancis, artinya keburu-buru) haha..

judul masakannya adalah “saat udang dan tempe menyatu” huhuy… 😀
okeh, jadi dakuwh siapin deh printilan-printilan berikut:

1 siung bawang putih di cincang halus
1 cabe besar dibuang bijinya dipotong-potong halus
1 lembar daun bawang dipotong-potong 2cm
seujung sendok kecil merica bubuk
1 sdm saus teriyaki
1 sdt kecap manis
1 sdm larutan tepung maizena
tempe dipotong memanjang
kira-kira 1ons udang yang sudah bersih

lalu:

  • bawang putih ditumis sebentar sampe harum, lalu masukkan potongan cabe besar, bubuk merica, saus teriyaki dan kecap manis.
  • masukkan tempe dan tambahkan sedikit air.
  • setelah tempe matang, masukkan udang dan potongan daun bawang, aduk-aduk 5menit, lalu angkat dan sajikan.

**sayang ga sempet moto hasilnya, karena sudah deket waktunya ‘nguli’

dengan proses masak yang sebentar itu hasilnya, Mmm.. bikin Satriaku nambah jatah sarapannya 😀
semoga besok-besok kalo buat lagi bisa seenak kali ini yah.. *ngarep*

cemburu menguras ‘berat badan’